Senin, 26 Desember 2011

Note 77 : Berdoalah kepada Allah dengan rasa takut dan harapan

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Qur'an Surat Al A'raaf / Surat 7 , ayat ke 56

Dan
janganlah
kamu membuat kerusakan
di muka bumi,

sesudah
(Allah) memperbaikinya

dan
berdoalah
kepada-Nya

dengan rasa takut
(tidak akan diterima)

dan

(dengan) harapan
(akan dikabulkan).

Sesungguhnya
rahmat Allah
amat dekat
kepada
orang-orang yang berbuat baik.

Qur'an Surat Al A'raaf / Surat 7 , ayat ke 56

Note 76 : Allah memperbaiki keadaan mereka

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Qur'an Surat Muhammad / Surat ke 47 , ayat ke 2

Dan
orang-orang mukmin
dan beramal soleh
serta
beriman
kepada apa yang diturunkan
kepada Muhammad

dan
itulah yang haq
dari Tuhan mereka,

Allah
menghapuskan
kesalahan-kesalahan mereka
dan
memperbaiki
keadaan mereka.

Note 75 : syaitan biasa bersembunyi dan membisikkan ke dalam dada manusia

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Qur'an Surat An Nas / Surat ke , ayat ke

Katakanlah:
"Aku berlindung
kepada Tuhan
(yang memelihara dan menguasai)
manusia.

Raja manusia.

Sembahan manusia.

Dari
kejahatan
(bisikan) syaitan
yang biasa bersembunyi,

yang
membisikkan (kejahatan)
ke dalam
dada manusia,

dari
(golongan) jin
dan
manusia.

Note 74 : syaitan melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Qur'an Surat Al Araaf / Surat ke 7 , ayat ke 27

Sesungguhnya
ia ( syaitan )
dan pengikut-pengikutnya
melihat kamu
dari suatu tempat
yang kamu
tidak bisa
melihat mereka.

Sesungguhnya Kami
telah menjadikan
syaitan-syaitan itu
pemimpin-pemimpim
bagi
orang-orang
yang tidak beriman.

Qur'an Surat Al Araaf / Surat ke 7 , ayat ke 27

Sabtu, 24 Desember 2011

Note72 : Nabi Nuh ; Dan Bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Qur'an Surat Hud / Surat 11 , ayat ke 25 s/d ayat ke 49


Dan
sesungguhnya
Kami telah mengutus Nuh
kepada kaumnya,
(dia berkata):

"Sesungguhnya
aku adalah
pemberi peringatan yang nyata
bagi kamu,

agar kamu
tidak menyembah selain Allah.

Sesungguhnya
aku takut
kamu akan ditimpa azab
(pada) hari yang sangat menyedihkan".

Maka
berkatalah
pemimpin-pemimpin yang ingkar
dari kaumnya:

"Kami tidak melihat kamu,
melainkan
(sebagai) seorang manusia (biasa)
seperti kami,

dan kami tidak melihat
orang-orang
yang mengikuti kamu,

melainkan
orang-orang
yang hina dina
di antara kami
yang lekas percaya saja,

dan
kami tidak melihat kamu
memiliki
sesuatu kelebihan apapun
atas kami,

bahkan kami yakin
bahwa kamu
adalah orang-orang yang dusta".


Berkata Nuh:
"Hai kaumku,
bagaimana pikiranmu,
jika aku
ada mempunyai bukti yang nyata
dari Tuhanku,

dan diberinya aku rahmat
dari sisi-Nya,

tetapi rahmat itu
disamarkan bagimu.

Apa akan kami paksakankah
kamu menerimanya,
padahal kamu
tiada menyukainya?"


Dan (dia berkata):
"Hai kaumku,
aku tiada meminta harta benda
kepada kamu
(sebagai upah) bagi seruanku.

Upahku hanyalah dari Allah
dan aku sekali-kali
tidak akan mengusir
orang-orang yang telah beriman.

Sesungguhnya
mereka akan bertemu
dengan Tuhannya,
akan tetapi
aku memandangmu
suatu kaum
yang tidak mengetahui".

Dan (dia berkata):
"Hai kaumku,
siapakah
yang akan menolongku
dari (azab) Allah
jika aku mengusir mereka.

Maka tidakkah
kamu mengambil pelajaran?


Dan aku
tidak mengatakan
kepada kamu (bahwa):
"Aku mempunyai
gudang-gudang rezeki
dan kekayaan dari Allah,

dan aku tiada
mengetahui yang ghaib",

dan tidak (pula)
aku mengatakan:
"Bahwa sesungguhnya
aku adalah malaikat",

dan tidak juga
aku mengatakan
kepada orang-orang
yang dipandang hina
oleh penglihatanmu:

"Sekali-kali
Allah tidak akan
mendatangkan kebaikan
kepada mereka".

Allah lebih mengetahui
apa yang ada pada diri mereka;

sesungguhnya aku,
kalau begitu
benar-benar termasuk
orang-orang yang zalim.



Mereka berkata
"Hai Nuh,
sesungguhnya kamu
telah berbantah dengan kami,
dan kamu telah
memperpanjang bantahanmu
terhadap kami, maka

datangkanlah
kepada kami
azab yang kamu ancamkan
kepada kami,

jika kamu
termasuk
orang-orang yang benar".



Nuh menjawab:
"Hanyalah Allah
yang akan mendatangkan
azab itu
kepadamu
jika Dia menghendaki,

dan kamu
sekali-kali
tidak dapat melepaskan diri.


Dan
tidaklah bermanfaat
kepadamu
nasehatku
jika aku
hendak memberi nasehat
kepada kamu,

sekiranya Allah
hendak menyesatkan kamu,
Dia adalah Tuhanmu,

dan kepada-Nya-lah
kamu dikembalikan".



Malahan kaum Nuh itu
berkata:

"Dia cuma
membuat-buat
nasihatnya saja".

Katakanlah:
"Jika aku
membuat-buat nasihat itu,
maka hanya akulah
yang memikul dosaku,

dan aku berlepas diri
dari dosa
yang kamu perbuat".



Dan diwahyukan
kepada Nuh,
bahwasanya
sekali-kali
tidak akan beriman
di antara kaummu,

kecuali
orang yang telah beriman (saja),

karena itu
janganlah kamu
bersedih hati
tentang apa
yang selalu
mereka kerjakan


Dan buatlah
bahtera itu
dengan pengawasan
dan petunjuk wahyu Kami,

dan janganlah
kamu bicarakan
dengan Aku
tentang
orang-orang yang zalim itu;

sesungguhnya
mereka itu
akan ditenggelamkan.



Dan
mulailah Nuh
membuat bahtera.

Dan
setiap kali
pemimpin kaumnya
berjalan meliwati Nuh,
mereka mengejeknya.


Berkatalah Nuh:
"Jika kamu mengejek kami,
maka
sesungguhnya
kami (pun) mengejekmu
sebagaimana kamu sekalian
mengejek (kami).


Kelak
kamu akan mengetahui
siapa yang akan ditimpa
oleh azab yang menghinakannya
dan yang akan ditimpa azab yang kekal".


Hingga
apabila perintah Kami datang
dan tanur (dapur) telah memancarkan air,

Kami berfirman:
"Muatkanlah ke dalam bahtera itu
dari masing-masing binatang
sepasang (jantan dan betina),
dan keluargamu
kecuali
orang yang telah terdahulu
ketetapan terhadapnya

dan (muatkan pula)
orang-orang yang beriman".

Dan tidak beriman
bersama dengan Nuh itu
kecuali sedikit.


Dan Nuh berkata:
"Naiklah kamu sekalian
ke dalamnya
dengan menyebut nama Allah
di waktu berlayar
dan berlabuhnya".

Sesungguhnya
Tuhanku
benar-benar Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang.


Dan bahtera itu
berlayar
membawa mereka
dalam gelombang
laksana gunung.

Dan
Nuh memanggil anaknya,
sedang anak itu
berada
di tempat yang jauh terpencil:

"Hai anakku,
naiklah (ke kapal)
bersama kami
dan janganlah kamu
berada bersama
orang-orang yang ingkar".


Anaknya menjawab:
"Aku akan mencari
perlindungan ke gunung
yang dapat memeliharaku
dari air bah!"


Nuh berkata:
"Tidak ada
yang melindungi hari ini
dari azab Allah
selain Allah (saja)
Yang Maha Penyayang".

Dan
gelombang menjadi penghalang
antara keduanya;
maka
jadilah anak itu
termasuk
orang-orang yang ditenggelamkan.


Dan
difirmankan:
"Hai bumi
telanlah airmu,
dan hai langit (hujan)
berhentilah,"

dan airpun disurutkan,
perintahpun
diselesaikan
dan bahtera itupun
berlabuh di atas bukit Judi,

dan dikatakan:
"Binasalah orang-orang yang zalim".


Dan
Nuh berseru
kepada Tuhannya
sambil berkata:

"Ya Tuhanku,
sesungguhnya
anakku termasuk keluargaku,
dan
sesungguhnya janji Engkau
itulah yang benar.

Dan
Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya".


Allah berfirman:
"Hai Nuh,
sesungguhnya
dia bukanlah termasuk keluargamu
(yang dijanjikan akan diselamatkan),

sesungguhnya
(perbuatan)nya
perbuatan yang tidak baik.

Sebab itu
janganlah
kamu memohon kepada-Ku
sesuatu
yang kamu tidak mengetahui (hakekat)nya.

Sesungguhnya
Aku memperingatkan
kepadamu
supaya kamu
jangan termasuk
orang-orang
yang tidak berpengetahuan".


Nuh berkata:
Ya Tuhanku,
sesungguhnya
aku berlindung kepada Engkau
dari memohon kepada Engkau
sesuatu
yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya.

Dan
sekiranya Engkau
tidak memberi ampun kepadaku,
dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku,
niscaya aku akan termasuk
orang-orang yang merugi".


Difirmankan:
"Hai Nuh,
turunlah dengan selamat sejahtera
dan
penuh keberkatan
dari Kami atasmu
dan atas umat-umat (yang mukmin)
dari orang-orang yang bersamamu.

Dan
ada (pula) umat-umat
yang Kami
beri kesenangan pada mereka
(dalam kehidupan dunia),
kemudian mereka
akan ditimpa azab yang pedih
dari Kami".


Itu adalah
di antara berita-berita penting
tentang yang ghaib
yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad);
tidak pernah kamu mengetahuinya
dan tidak (pula)
kaummu sebelum ini.

Maka bersabarlah;
sesungguhnya
kesudahan yang baik
adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

Qur'an Surat Hud / Surat 11 , ayat ke 25 s/d ayat ke 49

Jumat, 23 Desember 2011

Note73 : Dapatkah kami dikembalikan ( ke dunia ) sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Qur'an Surat Al A'raaf / Surat ke 7 , ayat ke 46 s/d ayat ke 53

Dan
di antara keduanya
(penghuni surga dan neraka)
ada batas ( tabir )
dan
di atas A'raaf ( tempat tertinggi ) itu
ada orang-orang
yang saling mengenal
masing-masing dari
dua golongan itu
dengan tanda-tanda mereka.

Dan
mereka menyeru
penduduk surga:
"Salaamun 'alaikum".
Mereka belum lagi
memasukinya,
sedang mereka
ingin segera
(memasukinya).

Dan
apabila
pandangan mereka
dialihkan
ke arah penghuni neraka,
mereka berkata:
"Ya Tuhan kami,
janganlah
Engkau tempatkan kami
bersama-sama
orang-orang
yang zalim itu".

Dan
orang-orang
yang di atas A'raaf
memanggil
beberapa orang
(pemuka-pemuka orang yang ingkar)
yang mereka mengenalnya
dengan tanda-tandanya
dengan mengatakan:
"Harta
yang kamu kumpulkan
dan
apa yang selalu
kamu sombongkan itu,
tidaklah
memberi manfaat
kepadamu".

(Orang-orang di atas A'raaf
bertanya
kepada penghuni neraka):
"Itukah
orang-orang
yang kamu
telah bersumpah
bahwa mereka
tidak akan
mendapat rahmat Allah?".

(Kepada
orang mukmin itu
dikatakan):
"Masuklah ke dalam surga,
tidak ada
kekhawatiran
terhadapmu
dan tidak (pula)
kamu bersedih hati".

Dan
penghuni neraka
menyeru penghuni surga:
"Limpahkanlah
kepada kami
sedikit air
atau makanan
yang telah
direzekikan Allah kepadamu".



Mereka
(penghuni surga)
menjawab:
"Sesungguhnya
Allah
telah mengharamkan
keduanya itu
atas orang-orang yang ingkar


(yaitu)
orang-orang
yang menjadikan
agama mereka
sebagai main-main
dan senda gurau,
dan
kehidupan dunia
telah menipu mereka".


Maka
pada hari (kiamat) ini,
Kami
melupakan mereka
sebagaimana mereka
melupakan
pertemuan mereka
dengan hari ini,
dan
(sebagaimana) mereka
selalu
mengingkari ayat-ayat Kami.


Dan
sesungguhnya Kami
telah mendatangkan
sebuah Kitab (Al Quran)
kepada mereka
yang Kami
telah menjelaskannya
atas dasar
pengetahuan Kami;
menjadi petunjuk
dan rahmat
bagi orang-orang
yang beriman.


Tiadalah
mereka menunggu-nunggu
kecuali
(terlaksananya kebenaran)
Al Quran itu.

Pada hari
datangnya kebenaran
pemberitaan Al Quran itu,

berkatalah
orang-orang
yang melupakannya
sebelum itu:

"Sesungguhnya
telah datang
rasul-rasul Tuhan kami
membawa yang hak,
maka
adakah bagi kami
pemberi syafa'at
yang akan memberi syafa'at
bagi kami,
atau
Dapatkah kami
dikembalikan
(ke dunia)
sehingga
kami dapat beramal
yang lain
dari
yang pernah
kami amalkan?".


Sungguh
mereka
telah merugikan
diri mereka sendiri
dan
telah lenyaplah
dari mereka
tuhan-tuhan
yang mereka ada-adakan.

Qur'an Surat Al A'raaf / Surat ke 7 , ayat ke 46 s/d ayat ke 53

Kamis, 22 Desember 2011

Note71 : Manusia melalui tingkat demi tingkat ( dalam kehidupan )

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Qur'an Surat Al Inshiqaq / Surat ke 84 , ayat ke 1 s/d 25

Apabila
langit terbelah,
dan patuh
kepada Tuhannya,
dan sudah semestinya
langit itu patuh,

dan apabila
bumi diratakan,
dan dilemparkan
apa yang ada di dalamnya
dan ( bumi ) menjadi kosong,

dan patuh kepada Tuhannya,
dan sudah semestinya bumi itu patuh,


Hai manusia,
sesungguhnya
kamu telah bekerja
dengan sungguh-sungguh
menuju Tuhanmu,
maka pasti kamu akan menemui-Nya.

Adapun
orang yang diberikan
kitabnya
dari sebelah kanannya,

maka
dia akan diperiksa
dengan pemeriksaan yang mudah,

dan
dia akan kembali
kepada kaumnya
(yang sama-sama beriman)
dengan gembira.





Adapun
orang-orang
yang diberikan
kitabnya
dari belakang,

maka
dia akan berteriak:
"Celakalah aku".

Dan
dia akan masuk
ke dalam api
yang menyala-nyala (neraka).

Sesungguhnya
dia dahulu (di dunia)
bergembira
di kalangan kaumnya
(yang sama-sama ingkar )

Sesungguhnya
dia menyangka
bahwa dia sekali-kali
tidak akan kembali (kepada Tuhannya).

(Bukan demikian),
yang benar,

Sesungguhnya
Tuhannya Selalu Melihatnya




Maka
sesungguhnya
Aku ( Allah ) bersumpah
dengan cahaya merah
di waktu senja,

dan
dengan malam
dan
apa yang diselubunginya,

dan
dengan bulan
apabila jadi purnama,



SESUNGGUHNYA
KAMU ( MANUSIA ) MELALUI
TINGKAT DEMI TINGKAT
( DALAM KEHIDUPAN )




Mengapa
mereka tidak mau
beriman?

dan
apabila Al Quran
dibacakan kepada mereka,
( hati ) mereka tidak bersujud,

bahkan
orang-orang ingkar itu
mendustakan(nya).



Padahal
Allah mengetahui
apa yang mereka sembunyikan
(dalam hati mereka).

Maka
beri kabar gembiralah
mereka
dengan azab yang pedih,



tetapi
orang-orang yang beriman
dan beramal saleh,
bagi mereka
pahala
yang tidak putus-putusnya.

Qur'an Surat Al Inshiqaq / Surat ke 84 , ayat ke 1 s/d 25