Kamis, 01 Oktober 2015

Note 315 : "Apakah kamu (mau) masuk Islam ?"

Note 315 : "Apakah kamu (mau) masuk Islam". 




Sumber : Kitab Suci Al Qur'an


( Qur'an Surat Ali Imran, Surat ke 3, Ayat ke 20 )




###




بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ








فَإِنْ حَاجُّوكَ 


Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), 



:::



فَقُلْ 


maka katakanlah:






أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ 




وَمَنِ اتَّبَعَنِ





 "Aku menyerahkan diriku kepada Allah 




dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku". 





@





 وَقُل لِّلَّذِينَ


Dan katakanlah kepada 







 أُوتُوا الْكِتَابَ


orang-orang yang telah diberi Al Kitab 





 وَالْأُمِّيِّينَ 


dan kepada orang-orang yang ummi: 





أَأَسْلَمْتُمْ


"Apakah kamu (mau) masuk Islam". 





@





 فَإِنْ أَسْلَمُوا


Jika mereka masuk Islam, 





 فَقَدِ اهْتَدَوا


sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, 





@





 وَّإِن تَوَلَّوْا


dan jika mereka berpaling,






 فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ 


 maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). 




@





وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ


Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. 





( Qur'an Surat Ali Imran, Surat ke 3, Ayat ke 20 )





Selasa, 29 September 2015

Note 314 : ( Takwa ) : Janganlah kamu mengatakan dirimu suci.





Note 314 : (  Takwa  ) 


                :  Janganlah kamu mengatakan dirimu suci. 





Dari Kitab Suci Al Qur'an



( Qur'an Surat An Najm, Surat Qur'an ke 23, Ayat ke 32 dan Ayat ke 32 )




###




بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ






وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ 



وَمَا فِي الْأَرْضِ 



Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit 



dan apa yang ada di bumi 







لِيَجْزِيَ



 الَّذِينَ أَسَاءُوا 



بِمَا عَمِلُوا 



supaya Dia memberi balasan 


kepada orang-orang yang berbuat jahat 


terhadap apa yang telah mereka kerjakan 






وَيَجْزِيَ



 الَّذِينَ أَحْسَنُوا 



بِالْحُسْنَى



dan memberi balasan 


kepada orang-orang yang berbuat baik 


dengan pahala yang lebih baik (surga).





@@@






الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ



(Yaitu) orang-orang yang menjauhi 





 كَبَائِرَ الْإِثْمِ



dosa-dosa besar 





 وَالْفَوَاحِشَ 


dan perbuatan keji 





إِلَّا اللَّمَمَ 



melainkan kesalahan-kesalahan kecil. 






@






إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ



Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. 







 هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ



Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu 







 إِذْ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ 



ketika Dia menjadikan kamu dari tanah 







وَإِذْ أَنتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ



dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; 







 فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ 



maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. 






هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ



Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.





( Qur'an Surat An Najm, Surat Qur'an ke 23, Ayat ke 32 dan Ayat ke 32 )


Note 313 : ( Hijrah ) : Wafat dalam keadaan menganiaya diri maka tempatnya adalah Jahanam


Note 313 : ( Hijrah ) : Wafat dalam keadaan menganiaya diri maka tempatnya Jahanam



Kitab Allah Al Qur'an 


( Qur'an Surat An Nisa, Surat Qur'an ke 4, Ayat ke 97 )





###





بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ






إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ 




ظَالِمِي أَنفُسِهِمْ 




Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat 



dalam keadaan menganiaya diri sendiri,








قَالُوا



 (kepada mereka) malaikat bertanya: 






 فِيمَ كُنتُمْ 



"Dalam keadaan bagaimana kamu ini ( wafat ) ?".





قَالُوا 



 Mereka menjawab: 






كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ 



"Adalah kami ( wafat sebagai ) orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)". 



@




قَالُوا 



Para malaikat berkata: 






أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً



"Bukankah bumi Allah itu luas,





 فَتُهَاجِرُوا فِيهَا 



 sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?". 




@@@




فَأُولَٰئِكَ 




مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ 




Adalah  tempat bagi orang-orang ( yang diwafatkan malaikat 



dalam keadaan menganiaya diri sendiri ) itu 



tempatnya adalah neraka Jahannam, 






وَسَاءَتْ مَصِيرًا



dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali,




@@@





إِلَّا الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ 



لَا يَسْتَطِيعُونَ حِيلَةً 



وَلَا يَهْتَدُونَ سَبِيلًا



kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak 



yang tidak mampu berdaya upaya 



dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah),



@@@



فَأُولَٰئِكَ عَسَى اللَّهُ أَن يَعْفُوَ عَنْهُمْ 



mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. 





وَكَانَ اللَّهُ عَفُوًّا غَفُورًا



Dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.





Kitab Allah Al Qur'an


( Quran Surat An Nisa, Surat ke 4, Ayat ke 97 sampai dengan Ayat ke 99 )






###########





Kitab Allah Al Qur'an


( Quran Surat An Nisa, Surat ke 4, Ayat ke 100 )



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ





وَمَن يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ 



يَجِدْ فِي الْأَرْضِ 



مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً 




Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, 



niscaya mereka mendapati di muka bumi ini 



tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. 



@




وَمَن يَخْرُجْ مِن بَيْتِهِ مُهَاجِرًا



 إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ 



ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ 



فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ 




Barangsiapa keluar dari rumahnya 


dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, 


kemudian kematian menimpanya


 ( sebelum sampai ke tempat yang dituju ), 


maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. 






وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا


Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.




   


Kitab Allah Al Qur'an


( Quran Surat An Nisa, Surat ke 4, Ayat ke 100 )



Minggu, 27 September 2015

Note 312 : ( Tartil : teratur dan benar ) : supaya Kami perkuat hatimu




Note 312 : ( Tartil : teratur dan benar ) : supaya Kami perkuat hatimu






Kitab Al Qur'an 




( Qur'an Surat Al Furqan, Surat Qur'an ke 25, Ayat ke 32 )






###






بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ










وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا 






Berkatalah orang-orang yang kafir:












لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً 






Mengapa Al Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?"












كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ 






demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya












وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا








dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar).






###






Kitab Al Qur'an 




( Qur'an Surat Al Furqan, Surat Qur'an ke 25, Ayat ke 32 )








@@@@@@@







Kitab Al Qur'an 




( Qur'an Surat Al Isra, Surat Qur'an ke 17, Ayat ke 106 )







بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ







وَقُرْآنًا فَرَقْنَاهُ




Dan Al Qur'an itu telah Kami turunkan bagian demi bagian







 لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ 




agar kamu membacakannya kepada manusia 





عَلَىٰ مُكْثٍ




( secara ) berangsur angsur






@






 وَنَزَّلْنَاهُ تَنزِيلًا




dan Kami menurunkan Al Qur'an secara bertahap






#####






Kitab Al Qur'an 




( Qur'an Surat Al Isra, Surat Qur'an ke 17, Ayat ke 105 )






بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ






وَبِالْحَقِّ أَنزَلْنَاهُ 




Dan Kami turunkan (Al Quran) itu dengan sebenar-benarnya 







وَبِالْحَقِّ نَزَلَ 




dan Al Quran itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. 







وَمَا أَرْسَلْنَاكَ 



Dan Kami tidak mengutus kamu, 







إِلَّا مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا



melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.





Kitab Al Qur'an 




( Qur'an Surat Al Isra, Surat Qur'an ke 17, Ayat ke 105 )





#####

Jumat, 25 September 2015

Note 311 : ( Gelap kepada Cahaya ) : Al Qur'an keluarkan manusia dari gelap kepada cahaya

Note 311 : ( Gelap kepada Cahaya ) : Al Qur'an keluarkan manusia dari gelap kepada cahaya



( Qur'an Surat Al Hadid, Surat ke 57, Ayat ke 9 )





بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ





هُوَ 



Dialah ( Allah ) 







الَّذِي يُنَزِّلُ عَلَىٰ عَبْدِهِ 



yang  menurunkan ( mengirimkan ) kepada hamba-Nya 







آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ 



ayat-ayat yang terang (Al-Quran) 







لِّيُخْرِجَكُم



supaya Dia ( Allah ) mengeluarkan kamu 







 مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ



dari kegelapan kepada cahaya. 








 وَإِنَّ اللَّهَ بِكُمْ



Dan sesungguhnya Allah terhadapmu







 لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ



benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang 





Note 311 : ( Gelap kepada Cahaya ) : Al Qur'an keluarkan manusia dari gelap kepada cahaya


Rabu, 23 September 2015

Note 310 : ( Tertawa dan Menangis ) : Dialah ( Allah ) yang menjadikan orang tertawa dan menangis,

Note 310 : 


Isi dari lembaran ( Mushaf kitab ) Ibrahim dan Musa : 


Dialah ( Allah ) yang menjadikan orang tertawa dan menangis





( Qur'an Surat An Najm, Surat ke 53, Dari Ayat ke 36 sampai dengan Ayat ke 56 )





سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ




QS 53 : 36

 



أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ 



Ataukah belum diberitakan kepadanya 



بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَىٰ



apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?




@



QS 53 : 37




وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّىٰ



dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?



@



QS 53 : 38




أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ



(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,



@



QS 53 : 39



وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ



dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh 




 إِلَّا مَا سَعَىٰ



selain apa yang telah diusahakannya,




@



QS 53 : 40




وَأَنَّ سَعْيَهُ 



dan bahwasanya usaha itu 




سَوْفَ يُرَىٰ



kelak akan diperlihatkan (kepadanya).



@



QS 53 : 41




ثُمَّ يُجْزَاهُ



Kemudian akan diberi balasan kepadanya 




 الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ



dengan balasan yang paling sempurna,




@



QS 53 : 42



وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ 



dan bahwasanya kepada Tuhanmulah 



الْمُنتَهَىٰ



kesudahan (segala sesuatu), 




@



QS 53 : 43




وَأَنَّهُ هُوَ 



dan bahwasanya Dialah ( Allah )



أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ



yang menjadikan orang tertawa dan menangis,




@



QS 53 : 44



وَأَنَّهُ هُوَ 



dan bahwasanya Dialah ( Allah )



أَمَاتَ وَأَحْيَا



yang mematikan dan menghidupkan,



@



QS 53 : 45



وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ 



dan bahwasanya Dialah ( Allah ) yang menciptakan berpasang-pasangan 



الذَّكَرَ وَالْأُنثَىٰ



pria dan wanita.



@



QS 53 : 46



مِن نُّطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ



dari air mani, apabila dipancarkan.



@



QS 53 : 47



وَأَنَّ عَلَيْهِ 



Dan bahwasanya Dialah ( Allah ) 



النَّشْأَةَ الْأُخْرَىٰ



yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati),




@



QS 53 : 48



وَأَنَّهُ هُوَ



dan bahwasanya Dia ( Allah )



 أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ



yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,



@



QS 53 : 49



وَأَنَّهُ



dan bahwasanya Dialah ( Allah )




 هُوَ رَبُّ الشِّعْرَىٰ



adalah  ( yang memiliki ) bintang syi'ra,



@



QS  53 : 50



وَأَنَّهُ 



dan bahwasanya Dia ( Allah ) 



أَهْلَكَ عَادًا الْأُول



telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama,




@



QS 53 : 51



وَثَمُودَ 


dan kaum Tsamud.



فَمَا أَبْقَىٰ



 Maka tidak seorangpun yang ditinggalkan-Nya (hidup). 



@



QS 53 : 52



وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ 



Dan kaum Nuh sebelum itu. 



إِنَّهُمْ كَانُوا هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَىٰ



Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,



@



QS 53 : 53



وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ



dan ( dengan ) prahara angin ( maka ) Allah telah hancurkan negeri kaum Luth 



@



QS 53 : 54



فَغَشَّاهَا مَا غَشَّىٰ



Maka Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya


@



QS 53 : 55





فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكَ تَتَمَارَىٰ



Maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu?




@



QS 53 : 56



هَٰذَا نَذِيرٌ 



Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan 



مِّنَ النُّذُرِ الْأُولَىٰ



di antara pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu.





( Qur'an Surat An Najm, Surat ke 53, Dari Ayat ke 36 sampai dengan Ayat ke 56 )




 

Note 309 : Dunia ~ Kesenangan Yang Menipu

Note 309 :  Dunia ~ Kesenangan Yang Menipu




Dunia ~ Kesenangan Yang Menipu


( Qur'an Surat Al Hadid, Surat ke 57, Ayat ke 20 ) 



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ





اعْلَمُوا 


Ketahuilah



:::




أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا 


bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini 




لَعِبٌ 


hanyalah permainan 



وَلَهْوٌ


dan suatu yang melalaikan, 



 وَزِينَةٌ


perhiasan 



::



 وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ 


dan bermegah-megah antara kamu 


::


وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ


serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak,




@




 كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ 


 seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; 



ثُمَّ يَهِيجُ


kemudian tanaman itu menjadi kering 




 فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا


dan kamu lihat warnanya kuning




 ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا 


kemudian menjadi hancur. 



@@



وَفِي الْآخِرَةِ 


Dan di akhirat (nanti) 




عَذَابٌ شَدِيدٌ 


ada azab yang keras




وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ


dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. 



@@



 وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا


Dan kehidupan dunia ini 




 إِلَّا 


tidak lain



مَتَاعُ الْغُرُورِ


 hanyalah kesenangan yang menipu.




( Qur'an Surat Al Hadid, Surat ke 57, Ayat ke 20 )